Komunitas Ojol Kini Miliki Dua Shelter, Stadebar dan Stadela

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr +

beritadepok.com-Kota Depok melakukan penataan terhadap ketertiban pengemudi ojek online (ojol) di jalan raya. Di antara langkahnya, adalah melakukan relokasi sinyal ke shelter penjemputan agar pengemudi tidak menunggu calon penumpang di pinggir jalan.

Kepala Dishub Kota Depok, Dadang Wihana mengatakan, saat ini ada dua shelter sebagai titik berkumpulnya para pengemudi ojol, yaitu di Stasiun Depok Baru (Stadebar) dan Stasiun Depok Lama (Stadela). Kedua shelter tersebut, dikelola oleh, dari, dan untuk mereka sendiri (komunitas ojol).

“Dalam beberapa radius di dekat stasiun, titik koordinat akan dipusatkan ke kedua shelter tadi. Kami meminta kepada penyedia layanan ojol (aplikator), yaitu Grab dan GoJek untuk merelokasi sinyal ke satu koordinat,” ujar Dadang Wihana di Aula Kantor Dishub Depok, Kamis (28/03/2019).

Dengan demikian, kata Dadang, tidak ada lagi pengemudi ojol yang parkir atau menunggu penumpang di bahu jalan. Apalagi mangkal di titik-titik jalan yang dikenal ramai, baik saat pagi atau sore hari.

Ke depan, lanjut Dadang, Dishub Depok juga akan melakukan monitoring dan evaluasi terhadap kebijakan ini. Pihaknya akan mendorong kepada aplikator dan komunitas ojol untuk membuat spot pemberhentian khusus. “Agar keberadaan mereka juga lebih tertib,” pungkasnya.

Share.

About Author

Leave A Reply