Beritadepok.com|Kota Kembang, — Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun ini harus menjadi momentum untuk memperbaiki sistem pendidikan. Salah satunya Pemkot Depok harus segera menyelesaikan berbagai pekerjaan rumah (PR) terkait dengan dunia pendidikan. Hal diungkapkan Sekretaris Komisi D DPRD Kota Depok, Siswanto.
Menurutnya, PR yang harus segera dituntaskan oleh Pemkot Depok diantaranya sarana dan prasarana sekolah yang masih kurang. Misalnya, sarana dan Prasarana (Sarpras) di sekolah swasta yang digandeng dalam program Rintisan Sekolah Swasta Gratis (RSSG). Ia juga mengungkapkan perlunya memenuhi meja-bangku di sekolah SMPN 3.
“Ya, di Hardiknas tahun ini harus menjadi refleksi kita semua. Bahwa masih banyak pekerjaan rumah yang harus dituntaskan,” ungkapnya.
Menurutnya, sarana prasarana lembaga pendidikan harus dijadikan prinsip penting. Pasalnya, dengan sarana prasaranan memadai juga bagian dari penyelenggaraan pendidikan yang diharapkan.
“Itu jika mengadopsi prinsip Ki Hajar Dewantara. Quotes Ki Hajar Dewantara sangat jelas, yaitu Pendidikan tidak hanya mencerdaskan, tetapi juga memanusiakan manusia. Artinya, pendidikan tidak sebatas membuat anak-anak bangsa menjadi cerdas, tapi juga dilihat dari kenyamannya dalam proses belajar mengajar,” tutur Siswanto.
Sebagai informasi, Pemkot Depok telah menggulirkan program Rintisan Sekolah Swasta Gratis. Ada 49 sekolah swasta yang masuk dalam program RSSG. Namun, mayoritas sarprasnya kurang memadai.
Bahkan dari 49 dua diantaranya harus dieliminasi alias digugurkan kerjasamanya oleh Pemkot mengingat sarprasnya tidak memadai untuk kegiatan belajar mengajar.
Siswanto mengungkapkan, permintaan agar Pemkot membenahi sarpras sekolah RSSG mencuat di pansus LKPJ 2025 kemarin. Ia menambahkan, hampir semua anggota pansus sepakat mendorong Pemkot memberi perhatian lebih terhadap sekolah RSSG.
“Bahkan ada yang bikang, Pemkot jangan hanya gimmick atau pencitraan terkait RSSG. RSSG program ideal dan harus diseriusi,” pungkasnya.
Sebagai informasi, Pemkot Depok telah menggulirkan program Rintisan Sekolah Swasta Gratis. Ada 49 sekolah swasta yang masuk dalam program RSSG. Namun, mayoritas sarprasnya kurang memadai.
Bahkan dari 49 dua diantaranya harus dieliminasi alias digugurkan kerjasamanya oleh Pemkot mengingat sarprasnya tidak memadai untuk kegiatan belajar mengajar.
