Berita Depok
Berita UtamaPolitik

Cawalkot Azman Ridha, Peningkatan Kesejahteraan Warga Depok Menjadi Prioritas

Cawalkot Azman Ridha, Peningkatan Kesejahteraan Warga Depok Menjadi Prioritas

Beritadepok.com|Tanah Baru, Beji, — Calon Walikota atau Wakil Walikota dari PKB Kota Depok Azman Ridha menghadiri acara Halal Bihalal Keluarga Besar DMI Depok. Acara tersebut dihadiri oleh berbagai tokoh masyarakat, alim ulama dan perwakilan masjid se-Kota Depok.

Azman mengaku keikutsertaannya dalam kontestasi Pilkada Depok karena menilai adanya permasalahan di masyarakat dan butuh solusi tepat.  Jika nanti terpilih sebagai Walikota/Wakil Walikota Depok, Azman mengaku memiliki program unggulan yang akan dijalankan.

“Diantaranya, program tuntas dalam mengatasi masalah transportasi dan kemacetan, mengurangi angka kemiskinan, pelayanan kesehatan modern dan terpadu. Disamping itu, perlu solusi jitu mengatasi masalah ketenagakerjaan, peningkatan kualitas pendidikan, peningkatan kualitas lingkungan hidup, pembangunan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan lainnya,” ujar Diplomat Perdagangan seusai acara Halal Bihalal DMI Depok, Aula Kampus Iblam, Tanah Baru.

Dirinya menegaskan bahwa diantara program tersebut yang paling terasa dampaknya bagi warga Depok adalah pengaturan dan penertiban polisi tidur dengan sebuah aturan yang membuat lebih nyaman serta lebih manusiawi. Program lain yang dampaknya langsung dirasakan warga Depok adalah upaya menertibkan suara knalpot dan asap kendaraan bermotor. Yang tak kalah penting menurutnya adalah upaya mengatasi permasalah sosial seperti Gelandangan dan Pengemis (Gepeng), pengangguran, dan penyakit sosial lainnya.

Azman juga menegaskan pentingnya mengupayakan program berikut, yakni,  “Revitalisasi pasar tradisional menjadi pasar yang lebih modern, manusiawi layaknya sebagaimana yang diterapkan di negara maju. Selain itu melakukan revitalisasi seluruh Setu di Depok menjadi destinasi wisata yang menarik, modern, profesional dan menghasilkan devisa signifikan untuk meningkatkan PAD Depok.

Diantara program yang berpengaruh terhadap branding image kota Depok adalah kolaborasi dengan pemilik Masjid Kubah Emas Dian Al-Mahri sebagai destinasi wisata religi unggulan di kota Depok,”terang Trainer dan Motivator ini.

Dirinya menambahkan, diantara program yang saat ini sangat ditunggu warga Depok adalah penataan sistem dan sarana transportasi massal atau transportasi umum yang modern sesuai dengan kondisi Depok. Hal itu akan semakin lengkap apabila diperkuat dengan sebuah konsep untuk menjadikan Depok sebagai Smart City, Kota Pendidikan, Kota Jasa dan Perdagangan maupun Ekonomi Kreatif yang didukung oleh teknologi digital. Yakni dengan penguatan konsep ITC berbasis teknologi terkini.

Azman menambahkan bahwa peningkatan kesejahteraan warga Depok patut menjadi prioritas karena memiliki efek berantai. Hal ini dapat dilakukan diantaranya dengan mengangkat level UMKM sehingga mampu menjadi eksportir dan memiliki daya saing tinggi.

Azman memiliki impian bahwa suatu saat Depok naik level sebagai barometer pembangunan kota modern di Indonesia. Hal itu dapat dimulai dengan “Menjadikan Depok di Indonesia seperti Singapura-nya ASEAN, sehingga dapat menjadi hub atau sentral bagi transaksi ekonomi digital, jasa, dan teknologi tinggi, ujarnya.

Terdapat sebuah program besar dan spektakuler yang bila diterapkan akan mampu mengangkat image Depok sebagai kota modern di Indonesia. Yaitu pembangunan Stasiun Kereta Api, Terminal Bus (angkot) Pasar dan Mal yang terintegrasi dalam satu kawasan. Ide ini terinspirasi usai mengikuti pelatihan mengenai Ekonomi Internasional di Taiwan di tahun 2009, di mana di Main Station Taipei model ini diterapkan dengan sangat baik, ujar dai dan motivator muda yang dikenal sebagai konseptor ulung ini.

Dikatakannya, program yang akan terus diperjuangkan jika terpilih adalah meningkatkan gaji atau insentif RT, RW, Lurah, Guru Ngaji, Majelis Taklim, dan Pesantren. Selain itu “Kita juga akan memperjuangkan upaya peningkatan kualitas sarana prasarana publik yang lebih modern, nyaman dan manusiawi,” harapnya.

Enterpreneur muda ini menambahkan bahwa salah satu upaya mengatasi kemiskinan adalah membangun Kampung Sedekah (Kampung Percontohan). Yaitu: mengintegrasikan dana zakat, pemberdayaan masjid, partisipasi warga masyarakat dan Pemerintah Kota.

Pembangunan kualitas generasi muda juga merupakan program yang tak boleh diabaikan. Karena mereka adalah generasi emas bangsa. Untuk itu

“Membangkitkan kembali Karang Taruna dan Organisasi Kepemudaan menjadi salah satu program yang akan diusung, ujarnya. Hal ini dilakukan dengan mengaktifkan berbagai kegiatan pemuda dan remaja dengan memajukan pengembangan seni, olah raga, ekonomi kreatif, dan banyak program unggulan lainnya,”kata Azman yang juga seorang Qori’ atau pelantun suara indah ayat suci Al-Qur’an ini.

Optimis Program Berjalan Dengan Kapasitas Pribadi

Diantara potensi tersebut adalah pengalaman sebagai birokrat di Kementerian, memiliki keahlian dalam berbagai bidang keilmuan seperti: ilmu agama, ilmu pemerintahan, ilmu terapi pengobatan dan ilmu hikmah, ilmu Neuro Linguistic Programming (NLP)/Hipnoterapy, ilmu dakwah, ilmu bidang ekonomi perdagangan, ilmu komunikasi dan diplomasi internasional; berbagai jenis pelatihan profesional di dalam dan luar Negeri dan lain sebagainya.

“Semua keahlian dan potensi tersebut jika akan dimaksimalkan, akan dapat menjadi modal kuat untuk dapat mempengaruhi dan mengambil hati warga Depok. Sehingga siap berada dalam satu barisan untuk memenangkan kontestasi Pilkada mendatang,” jelasnya.

Dalam wawancara ini Gus Azman juga mengungkapkan potensi pemilih dan pendukung yang akan mampu mendokrak elektabilitasnya. Ia mengaku mendapatkan dukungan dari banyak alumni maupun komunitas pesantren se-Kota Depok, Komunitas NU, Muhammadiyah, dan berbagai ormas lainnya.

Disamping itu, jaringan masjid di bawah DMI, Komunitas Kedaerahan berbagai wilayah yang tinggal di Depok, dan kelompok Golput yang selama ini tidak menggunakan hak pilihnya dalam ajang kontestasi pilkada kota Depok.

“Dengan dukungan ini saya siap maju sebagai Calon Walikota Depok guna mewujudkan program tersebut. Namun, jika realita politik mengharuskan maju sebagai Wakil Walikota maka harus berbesar hati menerimanya. Ini dilakukan untuk kemaslahatan warga Depok, bukan demi kekuasaan semata,”tandasnya.

Related posts

Living World Gelar Kejuaran Dunia Barongsai

redaksi

Pemkot Depok Dinilai Lamban dan Kurang Proaktif Dalam Vaksinasi

redaksi

Pemimpin Tak Bervisi Berdampak Minimnya Pelayanan Publik di Depok

redaksi

Leave a Comment